Oleh: Advokat Ki Jal Atri Tanjung, S.Pd., S.H., M.H.
Allah SWT mengabarkan bahwa penghuni surga akan memperoleh rahmat-Nya dan memiliki wajah yang putih berseri. Sebaliknya, orang-orang yang berpaling dari petunjuk-Nya akan mendapatkan kesengsaraan dan wajah yang muram. Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 106–107.
Di antara amalan yang sangat ringan dilakukan, namun besar nilainya di sisi Allah untuk mengundang datangnya rahmat, adalah menebarkan salam.
1. Salam Adalah Doa
Ucapan “Assalamu’alaikum” bukan sekadar sapaan biasa. Kalimat ini mengandung doa yang sangat mulia, yakni:
“Semoga keselamatan, rahmat, dan keberkahan Allah tercurah kepadamu.”
Dalam satu ucapan salam terkandung tiga hadiah sekaligus: keselamatan, rahmat, dan keberkahan.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Orang yang paling dekat dengan Allah adalah yang paling dahulu mengucapkan salam.” (HR. Tirmidzi)
Karena itu, membiasakan diri untuk memulai salam merupakan salah satu bentuk kebaikan yang sederhana namun bernilai besar di sisi Allah.
2. Salam Menumbuhkan Ukhuwah
Allah SWT memperingatkan manusia agar tidak terpecah-belah, karena perpecahan dapat menghilangkan rahmat-Nya. Sebaliknya, persatuan dan kebersamaan menjadi sebab turunnya rahmat Allah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sebarkanlah salam di antara kalian, niscaya kalian akan saling mencintai.” (HR. Muslim)
Salam menjadi jembatan hati. Dengan salam, hubungan yang renggang dapat kembali dekat, rasa curiga berubah menjadi keakraban, dan ukhuwah Islamiyah semakin kuat.
3. Salam Merupakan Adab Memasuki Masjid
Allah SWT berfirman:
“Maka apabila kamu memasuki rumah-rumah, hendaklah kamu memberi salam kepada dirimu sendiri sebagai penghormatan yang penuh berkah dan baik dari sisi Allah.” (QS. An-Nur: 61)
Para ulama memasukkan masjid ke dalam cakupan makna “rumah” pada ayat tersebut. Karena itu, mengucapkan salam saat memasuki masjid merupakan bagian dari adab yang dianjurkan.
Dengan membawa salam, seseorang datang ke masjid membawa doa, keberkahan, dan suasana persaudaraan. Hal ini membantu menciptakan lingkungan ibadah yang nyaman, khusyuk, dan penuh ketenangan.
Mulailah dari Hal yang Sederhana
Menebarkan salam hanya membutuhkan waktu beberapa detik, namun dampaknya sangat besar.
- Pengurus masjid hendaknya menjadi teladan dengan lebih dahulu mengucapkan salam.
- Jamaah menjawab salam dengan sempurna dan penuh kehangatan.
- Anak-anak TPA dibiasakan mengucapkan salam sejak dini sebagai bagian dari pendidikan akhlak.
Salam adalah amalan yang ringan di lisan, tetapi berat dalam timbangan kebaikan. Semoga dengan membiasakan salam, rahmat Allah senantiasa turun dan menaungi masjid, keluarga, serta lingkungan kita.
Sebagaimana firman Allah SWT:
“Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat ihsan.” (QS. Al-A’raf: 56)
Menebarkan salam adalah salah satu bentuk ihsan yang paling mudah dilakukan oleh setiap Muslim.
Wallahu a’lam bish-shawab.

