PADANG, BNEWS — Kolaborasi antara Folago Academy, TikTok Shop Indonesia, dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat menghadirkan peluang baru bagi kreator konten dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas serta memperluas pasar melalui ekosistem digital.
Sinergi tersebut diwujudkan melalui pembukaan Pelatihan Content Creator bersama Folago Academy dan TikTok Shop Indonesia, yang berlangsung di Padang, Senin (12/10/2026). Kegiatan ini disambut antusias oleh peserta yang ingin mengembangkan keterampilan membuat konten, memanfaatkan platform digital, serta meningkatkan daya saing usaha.
Dalam publikasi kegiatan, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, turut disebut sebagai salah satu tokoh yang memberikan dukungan terhadap pengembangan kreator dan ekonomi digital di Sumatera Barat.
Ketua dan Komisaris Folago Academy, Hana Shahab Fadel, juga disebut dalam kegiatan tersebut. Kehadiran unsur pemerintah, lembaga pelatihan, dan platform perdagangan digital menjadi bagian penting dalam membangun kolaborasi untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang ekonomi kreatif.
Kreator Konten Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Daerah
Di tengah perkembangan teknologi digital, kemampuan menciptakan konten yang menarik dan bernilai menjadi salah satu modal penting bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, membangun identitas merek, serta menjangkau konsumen yang lebih luas.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai pembuatan konten, strategi pemasaran digital, dan pemanfaatan ekosistem TikTok Shop untuk mendukung pengembangan usaha.
Bagi UMKM lokal, transformasi digital bukan sekadar mengikuti tren. Lebih dari itu, digitalisasi menjadi peluang untuk memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan nilai tambah produk, dan membuka akses terhadap pasar yang sebelumnya sulit dijangkau.
Sinergi untuk Mendorong UMKM Sumbar Lebih Kompetitif
Keterlibatan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat memperlihatkan pentingnya dukungan pemerintah dalam mempertemukan pelaku usaha dengan ekosistem digital, komunitas kreator, serta mitra pengembangan kapasitas.
Kolaborasi lintas sektor seperti ini diharapkan dapat mendorong lahirnya kreator lokal yang produktif sekaligus membantu UMKM Sumbar memanfaatkan teknologi secara lebih efektif.
Keberhasilan program tidak hanya diukur dari pelaksanaan pelatihan, tetapi juga dari kemampuan peserta menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk menghasilkan konten berkualitas, membangun pasar, dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Dari Padang, langkah menuju ekonomi kreatif yang lebih kuat dimulai melalui kolaborasi, keterampilan, dan keberanian berinovasi. Kreator naik kelas, UMKM semakin dikenal, dan produk lokal Sumatera Barat memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di pasar digital.
BNEWS — Akurat, Terpercaya, untuk Semua.

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.