Cuaca Sumatera

Diperbarui 11.55 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
29°
⛅ Berawan
Padang
27°
⛅ Berawan
Pekanbaru
31°
⛅ Berawan
Palembang
30°
🌤 Cerah berawan
Banda Aceh
29°
⛅ Berawan
Batam
28°
⛅ Berawan
Bandar Lampung
26°
🌤 Cerah berawan
Budiman NewsSosialBerita
Sosial

ARIKHA Dinilai Jadi Duet Potensial untuk Sumbar, Arisal Aziz–Khairunas Tawarkan Program Masif dan Progresif

BNEWS  — SUMATERA BARAT — Wacana duet H. Arisal Aziz–H. Khairunas (ARIKHA) sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat mulai menarik perhatian. Keduanya dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman yang dapat saling melengkapi untuk membawa Sumatera Barat menuju pembangunan yang lebih maju, terutama dalam penguatan sumber daya manusia, pendidikan, keagamaan, ekonomi masyarakat, dan pembangunan fisik.

Gagasan besar yang ditawarkan ARIKHA bertumpu pada pembangunan yang masif dan progresif dengan tetap berpijak pada karakter masyarakat Minangkabau, yakni falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Orientasinya bukan sekadar mengejar pembangunan infrastruktur, tetapi bagaimana pembangunan tersebut memberikan dampak langsung terhadap kualitas kehidupan masyarakat.

Arisal Aziz dan Investasi Besar pada Generasi Muda

Salah satu kekuatan yang dilekatkan kepada sosok H. Arisal Aziz adalah perhatian terhadap pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda.

Sejumlah program sosial dan pembinaan yang selama ini dijalankannya menjadi gambaran mengenai arah pembangunan tersebut. Di bidang pendidikan keagamaan, misalnya, Arisal Aziz menggagas pembinaan melalui pesantren gratis agar anak-anak dari berbagai lapisan masyarakat memperoleh kesempatan mendapatkan pendidikan agama.

Pada sektor olahraga, pembinaan generasi muda juga dilakukan melalui Akademi Sepak Bola Josal FC. Program tersebut diarahkan untuk membuka ruang bagi talenta-talenta muda agar berkembang melalui pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Arisal berpandangan, generasi muda tidak cukup hanya diberikan motivasi. Mereka membutuhkan ruang, fasilitas, pendidikan, pembinaan, serta kesempatan nyata untuk berkembang.

Investasi terhadap kualitas manusia inilah yang dinilai penting apabila Sumatera Barat ingin kembali menjadi salah satu daerah yang diperhitungkan secara nasional dalam melahirkan generasi berpendidikan, religius, berkarakter, produktif, dan berdaya saing.

Berbagi untuk Anak Yatim dan Masyarakat Membutuhkan

Di tengah aktivitasnya, Arisal Aziz juga dikenal aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial. Perhatian terhadap anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan menjadi salah satu kegiatan yang terus dilakukan.

Semangat berbagi tersebut diharapkan berkembang menjadi paradigma pembangunan: pemerintah harus hadir tidak hanya melalui kebijakan dan angka-angka anggaran, tetapi melalui manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Karena itu, konsep pembangunan ARIKHA diarahkan agar program pemerintah menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus membuka jalan menuju kemandirian ekonomi.

Satu Juta Bibit Pinang untuk Ekonomi Masyarakat

Salah satu gagasan ekonomi yang didorong adalah program satu juta bibit pinang untuk masyarakat di berbagai daerah Sumatera Barat.

Program tersebut diproyeksikan bukan sebatas pembagian bibit, tetapi menjadi bagian dari gerakan ekonomi produktif berbasis potensi masyarakat. Jika dibangun dengan pendampingan, pembinaan, penguatan kelompok tani serta akses pasar yang terencana, komoditas perkebunan dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi keluarga dan nagari.

Konsepnya sederhana: pembangunan ekonomi harus dimulai dari sesuatu yang bisa ditanam, diproduksi, dikembangkan dan memberikan penghasilan kepada masyarakat.

Dengan pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan tidak sekadar menjadi penerima bantuan pemerintah, melainkan menjadi pelaku utama pembangunan ekonomi.

ARIKHA: Pendidikan, Agama, Ekonomi dan Infrastruktur

Duet Arisal Aziz–Khairunas (ARIKHA) dipandang berpotensi menghadirkan kombinasi kepemimpinan yang mengintegrasikan pembangunan manusia dengan pembangunan daerah.

Visi yang dibangun mencakup peningkatan kualitas pendidikan, penguatan kehidupan keagamaan dan nilai ABS-SBK, pembinaan generasi muda, penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM dan ekonomi nagari, pengembangan sektor pertanian dan perkebunan, serta percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Target besarnya adalah menjadikan Sumatera Barat sebagai salah satu provinsi terbaik di Indonesia, bukan hanya berdasarkan pembangunan fisik, tetapi juga kualitas pendidikan, kehidupan keagamaan, ekonomi masyarakat dan kualitas sumber daya manusianya.

Bagi ARIKHA, kemajuan Sumatera Barat harus terlihat sampai ke nagari dan dirasakan langsung oleh keluarga-keluarga Minangkabau.

Karena itu, pembangunan Sumbar ke depan membutuhkan keberanian menghadirkan program besar sekaligus kemampuan memastikan program tersebut benar-benar berjalan di tengah masyarakat.

ARIKHA membawa gagasan bahwa membangun Sumatera Barat berarti membangun manusianya, menggerakkan ekonominya, menjaga nilai agama dan adatnya, serta menyediakan infrastruktur untuk masa depannya.

Dari pesantren hingga lapangan olahraga, dari santunan sosial hingga satu juta bibit pinang, gagasan tersebut menawarkan satu arah: Sumbar maju harus dimulai dari masyarakat yang kuat, mandiri, religius dan berdaya saing.

Budimannews.com

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *