NTT, BNEWS – setelah menempuh perjalanan laut selama kurang lebih 36 jam dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju Nusa Tenggara Timur (NTT), Tim Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah/MDMC yang berjumlah sekitar 25 orang akhirnya tiba dengan selamat di NTT.
Sebelum kapal merapat di dermaga, seluruh tim terlebih dahulu melaksanakan rapat persiapan untuk mematangkan koordinasi, pembagian tugas, serta langkah-langkah pelayanan yang akan dilakukan di lokasi terdampak.
Setibanya di NTT, seluruh personel menyatakan siap menjalankan tugas kemanusiaan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi berkekuatan 7,7 SR.
Minggu, 23 Agustus 2026, Tim Relawan Muhammadiyah kembali melanjutkan kegiatan dengan melaksanakan gotong royong (goro) bersama membersihkan lokasi yang akan digunakan untuk mendirikan Rumah Sakit Lapangan Emergency Medical Team MDMC Muhammadiyah di Dampek, NTT.
Rumah sakit lapangan tersebut dipersiapkan sebagai pusat pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa. Tim akan berupaya memberikan pelayanan medis dan kemanusiaan secara optimal selama menjalankan misi di daerah bencana.
“Alhamdulillah, seluruh tim tiba dengan selamat dan siap bertugas memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak gempa. Hari ini kami bergotong royong membersihkan lokasi yang akan didirikan Rumah Sakit Lapangan EMT MDMC Muhammadiyah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Portito, Ketua MDMC Sumbar PWM Sumbar.
Portito juga memohon dukungan dan doa agar seluruh relawan diberikan kesehatan, kekuatan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalankan amanah kemanusiaan tersebut.
“Mohon doa, arahan, bimbingan, dan dukungan dari Ayahanda dan Ibunda semuanya. Semoga Allah SWT memberikan kelancaran dan keselamatan kepada seluruh tim dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.” 🤲
EMT MDMC Muhammadiyah — Bergerak untuk Kemanusiaan, Hadir Melayani Sesama.

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.