Budimannews, Jakarta — Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melaksanakan rangkaian perjalanan penyerahan donasi ke tiga wilayah, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang dimulai pada Senin, 15 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dalam memperkuat solidaritas kemanusiaan serta mendukung pemulihan dan penguatan amal usaha Muhammadiyah di daerah.
Rombongan pimpinan PP Muhammadiyah bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pukul 09.00 WIB menuju Aceh. Setibanya di Aceh, rombongan dijadwalkan mengikuti seremoni penyerahan donasi di PWM Aceh dengan perkiraan waktu pelaksanaan pada pukul 13.00 WIB.
Usai agenda di Aceh, rombongan melanjutkan perjalanan ke Sumatera Utara. Di provinsi tersebut, penyerahan donasi dilaksanakan secara seremoni di Kantor PWM Sumatera Utara dengan estimasi waktu pukul 16.30 WIB. Agenda ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan sinergi antara PP Muhammadiyah dan PWM Sumatera Utara dalam menjalankan program-program dakwah sosial dan kemanusiaan.
Pada malam hari, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Sumatera Barat. Seremoni penyerahan donasi di Sumatera Barat dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB, dilanjutkan dengan istirahat dan menginap. Selain penyerahan donasi, agenda di Sumatera Barat juga dirangkai dengan penyerahan wakaf dari warga Salareh Aie yang diperuntukkan bagi relokasi Sekolah Muhammadiyah, serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PWM dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Rombongan PP Muhammadiyah yang berangkat dalam agenda ini antara lain Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si, Yendra Fahmi, Dr. Agung Danarto, M.Ag, dr. Agus Taufiqurrahman, M.Kes., Sp.S, Dr. Anwar Abbas, M. Sayuti, M.Ed., M.Pd., Ph.D, Dr. Fajar Riza Ul Haq, Letjen (Purn) Burhanudin Amin, serta Irjen Pol. Rudianto. Turut mendampingi staf kantor PP Muhammadiyah, yakni Arif Nur Kholis, Hefinal, dan Monang.
Kegiatan ini diharapkan dihadiri oleh unsur PWM, majelis, lembaga, badan, ortom, pimpinan amal usaha Muhammadiyah, PDM se-Sumatera Barat, serta unsur posko koordinasi dan pos pelayanan.
Adapun kepulangan rombongan dijadwalkan pada 16 Desember 2025 melalui rute Padang–Jakarta dengan waktu yang bersifat tentatif, menyesuaikan kondisi perjalanan. Mengingat durasi perjalanan yang tidak dapat dipastikan, seluruh jadwal kegiatan bersifat fleksibel dan akan disesuaikan dengan situasi di lapangan.

