PADANG — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Sumatera Barat. Dua pengurus aktif Forum MPK OSIS Nasional (Fornas), Raghief Al Azzam dari SMAN 10 Padang dan Delsi Multiara dari SMAN 11 Padang, berhasil lolos sebagai peserta Indonesian Student Leadership Training (ISLT) & Media Edukasi 2026, program pengembangan kepemimpinan pelajar bergengsi yang diseleksi secara nasional.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pelajar Sumatera Barat mampu bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Lebih dari sekadar prestasi individu, capaian ini menunjukkan bahwa organisasi pelajar mampu melahirkan calon-calon pemimpin masa depan yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki daya saing tinggi.
Program ISLT & Media Edukasi 2026 akan berlangsung pada 11–18 Agustus 2026 di Padang, Kabupaten Agam, dan Kota Bukittinggi, yang diselenggarakan oleh Yayasan Proklamator Bung Hatta melalui Hatta Aksara Project. Selama sepekan, para peserta akan mengikuti berbagai pelatihan kepemimpinan, penguatan karakter, inovasi, kepedulian sosial, serta pendalaman nilai-nilai perjuangan Bung Hatta.
Founder Forum MPK OSIS Nasional, Revan Fauzi Handhika, menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan kedua pengurus tersebut. Menurutnya, capaian Raghief dan Delsi merupakan bukti nyata bahwa pelajar yang aktif di organisasi sekolah memiliki potensi besar untuk tampil dan berprestasi di tingkat nasional.
“Keberhasilan ini bukan hanya kebanggaan bagi Raghief dan Delsi, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar Forum MPK OSIS Nasional. Ini menjadi bukti bahwa pelajar yang aktif di OSIS dan MPK mampu bersaing, terus belajar, dan mengambil peran sebagai calon pemimpin masa depan Indonesia,” ujar Revan.
Ia menegaskan, Fornas dibangun sebagai ruang kolaborasi bagi pelajar Indonesia untuk memperluas wawasan, memperkuat jejaring, serta mengembangkan kemampuan kepemimpinan yang tidak terbatas pada lingkungan sekolah.
Menurut Revan, pengalaman berorganisasi di OSIS dan MPK menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda. Dari organisasi sekolah, pelajar belajar mengenai tanggung jawab, komunikasi, kerja sama, kemampuan memecahkan masalah, hingga keberanian mengambil keputusan.
Karena itu, keikutsertaan Raghief Al Azzam dan Delsi Multiara di ISLT 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri melalui berbagai program kepemimpinan, kompetisi, maupun kegiatan pengabdian di tingkat nasional.
“Datanglah sebagai pembelajar dan pulanglah sebagai pembawa perubahan. Jadikan kesempatan ini sebagai bekal untuk menginspirasi pelajar Indonesia serta membawa nama baik sekolah, Sumatera Barat, dan Forum MPK OSIS Nasional,” pesan Revan.
Bagi Fornas, pembangunan menuju Indonesia Emas 2045 tidak hanya bergantung pada kemajuan teknologi dan ekonomi, tetapi juga pada lahirnya sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, berpikir kritis, kreatif, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Keberhasilan Raghief Al Azzam dan Delsi Multiara diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pelajar Indonesia untuk terus belajar, berkarya, dan berani mengambil peluang di tingkat nasional maupun internasional.
Selamat kepada Raghief Al Azzam dan Delsi Multiara. Terus mengukir prestasi, menginspirasi, dan membawa harum nama sekolah, daerah, serta Indonesia.
(BNEWS)

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.