PADANG, BNEWS — Kabar baik bagi masyarakat, kelompok tani, dan instansi yang membutuhkan bibit tanaman untuk kegiatan penghijauan. UPTD BSPTH Dinas Kehutanan Sumatera Barat kembali memperbarui ketersediaan stok bibit yang siap disalurkan kepada masyarakat.
Informasi terbaru yang dipublikasikan UPTD BSPTH Dishut Sumbar pada 6 Oktober 2026 menunjukkan terdapat ribuan bibit yang tersedia dan dapat diajukan melalui APOSISTEM SUMBAR PLUS.
Adapun stok bibit yang tersedia saat ini meliputi:
- 🌱 Bibit Jengkol: 1.670 batang
- 🌱 Bibit Ketapang: 1.717 batang
- 🌱 Bibit Mahoni: 7.633 batang
Ketersediaan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong budaya menanam sekaligus memperkuat gerakan penghijauan di Sumatera Barat.
Pengajuan Bibit Dilakukan Secara Sistematis
Bagi masyarakat atau kelompok yang membutuhkan bibit, pengajuan dapat dilakukan melalui APOSISTEM SUMBAR PLUS yang tersedia pada tautan di bio akun resmi UPTD BSPTH Dishut Sumbar.
Setelah pengajuan dilakukan, pemohon perlu menunggu konfirmasi dari admin sebelum melakukan pengambilan bibit.
Untuk proses pengambilan, pemohon juga diwajibkan membawa sejumlah kelengkapan, antara lain:
- Surat permohonan bagi kelompok tani dan instansi.
- Fotokopi KTP pemohon.
- Titik koordinat lokasi penanaman.
- Materai Rp10.000 bagi pemohon yang mengambil sebanyak 100 bibit.
Jam Pelayanan Pengambilan Bibit
Pelayanan pengambilan bibit berlangsung:
Senin–Kamis:
08.00–11.30 WIB dan 13.00–15.00 WIB
Jumat:
08.00–11.30 WIB
Dengan sistem pengajuan dan persyaratan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh bibit sesuai kebutuhan sekaligus memastikan bibit benar-benar ditanam pada lokasi yang telah ditentukan.
Bibit Gratis, Investasi Hijau untuk Masa Depan
Program penyediaan bibit bukan sekadar pembagian tanaman, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga lingkungan dan meningkatkan kualitas ruang hidup masyarakat.
Semangatnya sederhana: menanam hari ini untuk Sumatera Barat yang lebih hijau esok hari.
Di tengah keterbatasan sumber daya dan anggaran pembangunan, program penghijauan menjadi salah satu langkah nyata yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Karena itu, masyarakat, kelompok tani, lembaga pendidikan, instansi maupun berbagai komunitas diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.
“Anggaran terbatas bukan alasan untuk menghentikan pembangunan. Setiap sumber daya harus diarahkan agar memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.”
Melalui ketersediaan bibit yang terus diperbarui, UPTD BSPTH Dishut Sumbar mendorong masyarakat untuk tidak hanya berbicara tentang penghijauan, tetapi mulai menanam dan merawatnya bersama.
BNEWS | AKURAT • TERPERCAYA • UNTUK SEMUA
Redaksi BNEWS
BudimanNews.com

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.