Cuaca Sumatera

Diperbarui 01.49 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
27°
⛅ Berawan
Padang
29°
🌤 Cerah berawan
Pekanbaru
27°
🌦 Gerimis ringan
Palembang
27°
🌤 Berawan sebagian
Banda Aceh
30°
⛅ Berawan
Batam
29°
🌤 Berawan sebagian
Bandar Lampung
27°
🌦 Gerimis ringan
Budiman NewsSosialBerita
Sosial

Muhammadiyah Bergerak Cepat Bangun Ruang Belajar Sementara dan Permanen Pasca Banjir Bandang

Agam, Budimannews — Muhammadiyah bergerak cepat merespons dampak banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat dengan menyiapkan ruang belajar sementara serta merencanakan pembangunan ruang belajar permanen bagi sekolah-sekolah yang rusak parah. Langkah ini dilakukan guna memastikan proses pendidikan tetap berjalan bagi para siswa terdampak bencana.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat bersama Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menegaskan bahwa pemulihan sektor pendidikan menjadi prioritas utama pascabencana. Hal tersebut disampaikan oleh Yosmeri Yusuf dalam rapat koordinasi singkat yang digelar sesuai arahan PP Muhammadiyah.

“Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah mempersiapkan ruang belajar sementara sekaligus pembangunan ruang belajar permanen untuk segera direalisasikan, sesuai arahan PP Muhammadiyah,” ujar Yosmeri Yusuf.

Sejumlah sekolah Muhammadiyah dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat terjangan banjir bandang.

Bahkan, beberapa bangunan sekolah hanyut terbawa arus deras yang juga menelan korban jiwa. Kondisi ini berdampak besar terhadap kelangsungan kegiatan belajar-mengajar, khususnya bagi anak-anak usia sekolah.Adapun sekolah terdampak antara lain MTsM Salareh Agam, SMA Salareh Aia, MTsM Saniang Baka, serta puluhan Taman Kanak-kanak yang tersebar di beberapa nagari.

Seluruh lokasi penanganan disesuaikan dengan arahan PWM Sumatera Barat berdasarkan tingkat kerusakan dan kebutuhan mendesak di lapangan.Dalam pelaksanaan respons kebencanaan ini, Muhammadiyah mengoptimalkan peran tiga lembaga utama. Posko Wilayah yang dikomandoi Hendri Novigator menjadi pusat kendali operasional seluruh bantuan kebencanaan Muhammadiyah. Posko ini mengoordinasikan data, distribusi bantuan, serta langkah pemulihan lintas sektor.

Sementara itu, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bertanggung jawab atas operasional lapangan dan mengoordinasikan seluruh relawan di bawah kepemimpinan Portito. MDMC melakukan asesmen kerusakan, penanganan darurat, serta pendampingan bagi masyarakat dan sekolah terdampak.Di sisi pendanaan, Lazismu menjalankan fungsi penghimpunan dana (fundraising) di bawah pimpinan Zainal Aqil, baik dari dalam maupun luar daerah.

Muhammadiyah menegaskan bahwa seluruh donasi dan bantuan dalam bentuk uang dipastikan satu pintu melalui Lazismu, guna menjamin transparansi dan akuntabilitas pengelolaan bantuan, melalui rekening resmi Bank Danamon.Langkah terpadu ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan pendidikan serta mengembalikan semangat belajar anak-anak Sumatera Barat pascabencana.

Berita Selanjutnya Truk Kemanusiaan Muhammadiyah Kecelakaan di Jalur Ekstrem Sitinjau Lauik

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *