Budimannews, Agam — Banjir dan longsor susulan kembali menimpa wilayah Sawah Laweh, Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Curah hujan tinggi beberapa hari terakhir membuat aliran sungai meluap dan tanah perbukitan di sekitar permukiman warga menjadi labil, sehingga memicu longsor dan banjir yang merusak rumah serta lahan pertanian warga.
Puluhan rumah terdampak, jalan akses jorong sempat tertutup material longsor, dan warga terpaksa mengungsi ke lokasi lebih aman. Kekhawatiran akan longsor susulan meningkat terutama pada malam hari ketika hujan turun dengan intensitas sedang hingga lebat.
Menanggapi situasi darurat tersebut, H. Arisal Azis, Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Barat, menyalurkan bantuan langsung melalui tim tanggap bencana. Bantuan yang disalurkan berasal dari Kementerian Hukum Republik Indonesia sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat terdampak.
Dalam penyerahan bantuan, H. Arisal Azis menyampaikan bahwa paket bantuan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, mie instan, air minum kemasan, dan perlengkapan dasar lainnya yang sangat dibutuhkan warga di masa tanggap darurat. Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memberikan semangat dalam menghadapi kondisi sulit.
“Musibah ini menjadi ujian berat bagi saudara-saudara kita di Sawah Laweh. Kehadiran pemerintah melalui bantuan ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak menghadapi bencana sendirian,” ujar H. Arisal Azis.
Selain penyaluran bantuan, H. Arisal Azis mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan langkah mitigasi, termasuk normalisasi aliran sungai, pembersihan material longsor, dan pemetaan wilayah rawan bencana. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko dan dampak bencana serupa di masa mendatang.Wali jorong dan tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
Mereka berharap dukungan berkelanjutan dapat difokuskan pada pemulihan infrastruktur, lahan pertanian, dan ekonomi warga pascabanjir.Hingga kini, warga Sawah Laweh tetap diimbau waspada terhadap potensi banjir dan longsor susulan mengingat kondisi cuaca yang belum stabil. Pemerintah daerah bersama relawan dan tim tanggap bencana terus memantau lokasi terdampak dan mendampingi warga agar dapat kembali beraktivitas dengan aman.

