PADANG PARIAMAN — Pesan tegas disampaikan Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedy Azis, S.H., M.H., terkait pentingnya menjaga etika, profesionalitas, dan integritas di lingkungan pemerintahan.
Dalam materi video yang beredar di media sosial, John Kenedy Azis menyinggung persoalan “cinta lokasi” (cinlok) dan perselingkuhan di lingkungan kerja. Ia menegaskan bahwa urusan pribadi hendaknya tidak sampai mengganggu tugas kedinasan maupun keharmonisan keluarga.
“Saya sangat sensitif soal itu,” demikian pernyataan Bupati sebagaimana terlihat dalam materi video yang beredar.
Menurut pesan yang disampaikan, hubungan personal merupakan ranah pribadi, namun ketika berada di lingkungan pemerintahan, setiap aparatur tetap dituntut menjaga batas profesionalitas.
“Jangan bawa urusan hati sampai mengganggu tugas dan profesionalitas sebagai aparatur,” menjadi inti pesan yang disampaikan.
Bupati juga mengingatkan agar persoalan pribadi tidak dibawa ke tempat kerja sehingga memengaruhi hubungan antarrekan, pelaksanaan tugas pemerintahan, maupun suasana kerja.
Dalam penyampaiannya, ia bahkan menggunakan gaya bahasa lugas ketika menyinggung apabila ada pihak yang mempermainkan atau meninggalkan seorang perempuan. Ia menyatakan kesiapan untuk ikut membantu menyelesaikan persoalan tersebut.
Jaga Integritas dan Profesionalitas
Pesan tersebut pada akhirnya bukan semata-mata mengenai persoalan hubungan pribadi, tetapi juga menyangkut etika dan profesionalitas aparatur pemerintahan.
Lingkungan kerja pemerintahan membutuhkan integritas, disiplin, serta kemampuan setiap aparatur untuk memisahkan persoalan pribadi dengan tanggung jawab kedinasan.
Sikap tersebut sejalan dengan sejumlah pernyataan John Kenedy Azis sebelumnya yang menekankan pentingnya profesionalitas dalam menjalankan pemerintahan.
Berdasarkan informasi resmi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, John Kenedy Azis merupakan Bupati Padang Pariaman bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat.
Pesan yang disampaikan dalam video tersebut pun dapat dimaknai sebagai pengingat bagi seluruh jajaran pemerintahan agar urusan pekerjaan tetap profesional, sementara urusan pribadi tidak menjadi persoalan di kantor.
“Urusan kerja harus profesional. Urusan hati jangan sampai menjadi masalah di kantor.”
BNEWS — Akurat • Terpercaya • Untuk Semua

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.