STRATEGI PEWARISAN NILAI ADAT BASANDI SYARAK SYARAK BASANDI KITABULLAH (ABS-SBK)

Oleh : Dr.H.Budiman Dt.Malano Garang, SAg.MM

A. PENDAHILUAN

ABS-SBK sebagai jati diri dan landasan kehidupan Minangkabau

Landasan :
Sumpah sati Bukik Marapalam
UU No 17 Tahun 2022
Perda RPJP RPJMD

Kesatuan/integrasi adat dan Islam

Tantangan pewarisan di era globalisasi

B. MAKNA INTI ABS-SBK

Adat berlandaskan syariat Islam

Syariat bersumber pada Al-Qur’an dan Sunnah

Adat memperindah pelaksanaan syarak

C. TANTANGAN GENERASI MUDA

Pengaruh budaya global & media digital

Menurunnya minat terhadap adat

Minimnya keteladanan

D. PERAN PENDIDIKAN FORMAL

Integrasi dalam BAM, PAI, PPKn

Studi kasus adat & dalil syarak

Praktik musyawarah dan peran adat

E. PERAN KELUARGA DAN SURAU

Keluarga sebagai madrasah pertama

Peran mamak & orang tua

Revitalisasi fungsi surau

F. KETELADANAN TOKOH

Niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai

Konsistensi adat dan syarak

Figur inspiratif bagi pemuda

G. REVITALISASI LEMBAGA ADAT

Peran KAN & LKAAM

Pelibatan pemuda dalam alek nagari

Kaderisasi kepemimpinan adat

H. MEDIA DAN BUDAYA KREATIF

Randai, silek, pasambahan

Bahasa Minangkabau & pepatah-petitih

Festival budaya bernilai Islami

I. PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL

Konten edukatif ABS-SBK

Digitalisasi naskah adat

Dakwah adat di media sosial

J. PENUTUP

Kolaborasi Lembaga Adat,Agama,Pemerintah

ABS-SBK sebagai solusi peradaban

Menjaga adat, menguatkan Iman Ilmu dan Amal.
Alhamdulilllah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *