PADANG, BNEWS — SD Negeri (SDN) 48 Kuranji, Kota Padang, kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal melalui kegiatan Keminangkabauan bertema “Mengenal dan Melestarikan Makanan Tradisional Sumatera Barat kepada Peserta Didik”. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini menjadi media edukasi untuk mengenalkan kekayaan kuliner khas Minangkabau sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah sejak usia dini.
Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala SDN 48 Kuranji, Sesmiyenti, S.Pd., berlangsung meriah dan diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan.
Acara diawali dengan penampilan Miftahul Zakira Ariani dari Kelas VI A sebagai pembawa acara. Suasana semakin semarak dengan Tari Cewang yang dibawakan oleh Via, siswi Kelas I A, dilanjutkan penampilan lagu Minang oleh Nadira dari Kelas VI A, yang mendapat apresiasi dari para peserta.
Memasuki sesi utama, Kasmin, S.Pd.I. menyampaikan materi mengenai makanan tradisional Sumatera Barat. Dalam paparannya, ia memperkenalkan berbagai kuliner khas Minangkabau sebagai bagian dari identitas budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Beragam makanan tradisional diperkenalkan kepada peserta didik, di antaranya berbagai jenis lapek, lamang tapai, lamang luwo, sala lauak, galamai, serabi, pinukuik, pinyaram, serta aneka kuliner khas Minangkabau lainnya. Selain mengenal nama dan cita rasanya, siswa juga diajak memahami bahan baku, proses pengolahan, hingga nilai budaya yang terkandung dalam setiap sajian.
Kasmin menegaskan bahwa makanan tradisional bukan sekadar konsumsi sehari-hari, melainkan simbol kekayaan budaya yang harus terus dijaga.
“Makanan tradisional merupakan warisan leluhur yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan kebersamaan. Generasi muda harus mengenalnya sejak dini agar kekayaan kuliner Minangkabau tetap lestari di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.
Kepala SDN 48 Kuranji, Sesmiyenti, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan Keminangkabauan menjadi bagian dari pembelajaran berbasis budaya yang bertujuan membentuk karakter peserta didik agar mencintai budaya daerahnya.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mengenal makanan tradisional Sumatera Barat, tetapi juga belajar menghargai, menjaga, dan melestarikan budaya Minangkabau sebagai warisan daerah sekaligus kearifan lokal yang harus terus diwariskan,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta didik tampak aktif mengikuti setiap sesi. Mereka berdiskusi, bertanya, serta berbagi pengalaman mengenai makanan khas Sumatera Barat yang sering dinikmati bersama keluarga.
Melalui pembelajaran yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan ini, SDN 48 Kuranji berharap peserta didik semakin mengenal, mencintai, dan bangga terhadap budaya Minangkabau. Sekolah juga berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan Keminangkabauan sebagai bagian dari penguatan karakter dan pelestarian budaya lokal.
Dengan semangat “Basamo Manjago Budayo Minangkabau”, SDN 48 Kuranji optimistis dapat melahirkan generasi muda yang berkarakter, berbudaya, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian warisan budaya Sumatera Barat.
(BNEWS)

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.