Cuaca Sumatera

Diperbarui 12.17 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
29°
⛅ Berawan
Padang
27°
⛅ Berawan
Pekanbaru
32°
☀️ Cerah
Palembang
30°
☀️ Cerah
Banda Aceh
29°
⛅ Berawan
Batam
27°
☀️ Cerah
Bandar Lampung
27°
☀️ Cerah
Budiman NewsSosialBerita
Sosial

HUT ke-81 RI: Dzafran Gunawan Dorong Pemerataan Kualitas Pendidikan dan Akses Teknologi Bagi Pelajar

Dzafran Gunawan, Aktivis Pelajar dan Pendidikan

SIJUNJUNG — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi momen krusial untuk merefleksikan kembali makna kemerdekaan di sektor pendidikan nasional. Aktivis muda sekaligus tokoh pelajar asal Sumatera Barat, Dzafran Gunawan, menegaskan bahwa kemerdekaan sejati bagi generasi muda adalah kemudahan dalam mengakses pendidikan yang berkualitas dan merata di seluruh pelosok negeri.

​Mantan Ketua Umum PD Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sijunjung sekaligus alumni Parlemen Remaja DPR RI tersebut menyampaikan bahwa momentum 81 tahun Indonesia merdeka harus dijadikan pijakan untuk menyelesaikan berbagai ketimpangan pendidikan yang masih terjadi. Menurutnya, tantangan utama dunia pendidikan saat ini tidak hanya soal fasilitas fisik, tetapi juga kesenjangan literasi digital serta jaminan ruang aman bagi siswa untuk berkembang.

​”Makna kemerdekaan bagi pelajar saat ini adalah ketika setiap anak bangsa, baik di perkotaan maupun pelosok daerah, mendapatkan hak dan kesempatan pendidikan yang setara. Kita tidak boleh membiarkan ada anak yang tertinggal hanya karena keterbatasan akses teknologi atau sarana belajar,” ujar Dzafran dalam keterangannya terkait refleksi HUT ke-81 RI.

​Dzafran menyoroti beberapa poin utama yang perlu diperhatikan dalam pembenahan sistem pendidikan nasional:

​Pemerataan Infrastruktur & Teknologi: Mendorong pemerintah mempercepat digitalisasi sekolah di daerah tanpa mengabaikan pemenuhan kebutuhan dasar fasilitas belajar-mengajar.

​Perlindungan dan Ruang Aman Pelajar: Menegaskan pentingnya sekolah yang bebas dari perundungan (bullying), diskriminasi, serta tindakan intoleransi.

​Penguatan Karakter dan Literasi Digital: Mengimbau agar pendidikan tidak hanya menitikberatkan pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, etika berteknologi, serta pemahaman akan keamanan data pribadi sejak usia sekolah.

​Ia menutup refleksinya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk bersinergi. Menurut Dzafran, investasi terbesar bangsa Indonesia menuju masa depan yang gemilang ada pada kualitas generasi mudanya yang dibentuk melalui bangku pendidikan.

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *