Cuaca Sumatera

Diperbarui 23.13 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
25°
⛅ Berawan
Padang
24°
⛅ Berawan
Pekanbaru
25°
⛅ Berawan
Palembang
25°
⛅ Berawan
Banda Aceh
27°
🌤 Berawan sebagian
Batam
26°
⛅ Berawan
Bandar Lampung
25°
🌤 Berawan sebagian
Budiman News › Sosial › Berita
Sosial

Bahas Pengembangan Benih Padi Gamagora, Emilayanti Dorong Penguatan Pertanian Dharmasraya

DHARMASRAYA, BNEWS — Anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya, Emilayanti, S.P., mengikuti pertemuan secara daring melalui Zoom bersama Kementerian Pertanian (Kementan) dan para Penyuluh Pertanian/Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kabupaten Dharmasraya, Selasa (22/9/2026).

Pertemuan tersebut membahas pengembangan dan produksi benih padi, termasuk benih padi Gamagora yang dikembangkan melalui Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dalam diskusi disampaikan bahwa produktivitas padi Gamagora berpotensi berada pada kisaran 7–9 ton per hektare. Informasi tersebut menjadi salah satu bahan pembahasan untuk melihat peluang peningkatan produktivitas pertanian sekaligus pengembangan penggunaan benih unggul di Kabupaten Dharmasraya.

Perkuat Koordinasi dengan Penyuluh

Pertemuan tersebut juga menjadi ruang koordinasi antara Kementerian Pertanian, anggota legislatif daerah, dan tenaga penyuluh yang berhadapan langsung dengan kondisi pertanian di lapangan.

Peran penyuluh dinilai penting dalam menyampaikan informasi, inovasi, serta teknologi pertanian kepada petani. Penyuluh juga memiliki posisi strategis dalam memberikan pendampingan berdasarkan kondisi lahan, karakteristik wilayah, dan kebutuhan petani.

Dalam kesempatan tersebut, Emilayanti, S.P., menyampaikan berbagai hal terkait kondisi dan kebutuhan sektor pertanian di Kabupaten Dharmasraya.

Sementara itu, para penyuluh pertanian turut menyampaikan informasi mengenai kondisi, potensi, serta berbagai tantangan pengembangan pertanian di wilayah binaan masing-masing.

Dorong Inovasi Pertanian Sampai ke Tingkat Petani

Melalui koordinasi tersebut, diharapkan berbagai inovasi pertanian, termasuk pemanfaatan benih unggul dan penerapan teknologi budidaya, tidak hanya menjadi informasi dalam forum pertemuan, tetapi dapat dikaji dan dikembangkan sesuai kondisi daerah.

Pengembangan benih Gamagora juga diharapkan dapat menjadi salah satu opsi yang dipelajari lebih lanjut melalui uji adaptasi, pendampingan teknis, dan penerapan di lapangan, sehingga kesesuaiannya dengan kondisi pertanian Dharmasraya dapat diketahui secara lebih objektif.

Kolaborasi antara pemerintah, Kementerian Pertanian, legislatif, penyuluh, perguruan tinggi, kelompok tani, dan petani menjadi bagian penting dalam mendorong pertanian yang semakin produktif dan berkelanjutan.

Dengan penguatan koordinasi dan pendampingan tersebut, inovasi pertanian diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi petani sekaligus mendukung peningkatan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat tani di Kabupaten Dharmasraya.

NA.

BNEWS

Akurat • Terpercaya • Untuk Semua

Berita Selanjutnya Bupati John Kenedy Azis “warning” Soal Cinlok: Jangan Bawa Urusan Hati Ke Lingkungan Kerja
›

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *