MDMC Sumbar dan Mendikdasmen Hadirkan Harapan di Lokasi Bencana, Qurban Diolah Jadi Rendang Bersama Guru dan Warga

AGAM — Semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali hadir di tengah masyarakat terdampak bencana Galodo di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Momentum Iduladha 1447 Hijriah menjadi lebih bermakna ketika Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumatera Barat bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI menghadirkan aksi kemanusiaan yang menyentuh hati.

Bukan sekadar penyembelihan hewan qurban, bantuan tersebut menjelma menjadi simbol kebersamaan dan penguatan ukhuwah. Daging qurban diolah bersama menjadi rendang oleh majelis guru TK ABA Aisyiyah Labuh, SDN 14 Labuh, SDN 09 Bancah, serta masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu.

Suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan rasa syukur begitu terasa. Tangan-tangan yang sebelumnya diuji oleh musibah, kini kembali bergerak bersama dalam semangat bangkit dan saling menguatkan.

“Ini bukan sekadar qurban, tetapi bentuk nyata cinta kasih, solidaritas, dan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sedang bangkit dari bencana,” demikian semangat yang tergambar dalam kegiatan tersebut.

Kolaborasi antara Mendikdasmen RI dan MDMC Sumbar dinilai menjadi contoh nyata bahwa sinergi lintas lembaga mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah terdampak bencana.

Dengan tema “Menebar Kepedulian, Menguatkan Ukhuwah, Menghadirkan Keberkahan Bagi Masyarakat,” kegiatan ini menjadi bukti bahwa bantuan kemanusiaan tidak hanya hadir dalam bentuk logistik, tetapi juga dalam bentuk kebersamaan yang menghidupkan kembali harapan.

Warga mengaku terharu atas perhatian yang diberikan. Di tengah upaya pemulihan pascabencana, kegiatan seperti ini menjadi suntikan moral yang sangat berarti, terutama bagi anak-anak sekolah dan keluarga yang masih berjuang menata kehidupan.

MDMC Sumbar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia atas kepercayaan yang diberikan dalam mendistribusikan bantuan hewan qurban kepada masyarakat terdampak.

Iduladha kali ini bukan hanya tentang berbagi daging qurban, tetapi juga tentang merawat empati, mempererat persaudaraan, dan meneguhkan bahwa masyarakat tidak sendiri dalam menghadapi ujian.

“Dari dapur rendang di lokasi bencana, lahir pesan kuat: kemanusiaan selalu menemukan jalannya.” (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *