Parade Tauhid Memperingati Tahun Baru Islam, DPD RI Buya Jel Buat Terobosan

Oleh: Labai Korok

Mayoritas masyarakat Sumatera Barat memilih Buya Jelita Donal sebagai anggota DPD RI pada Pemilu 2024 lalu karena dikenal sebagai sosok ulama yang tegas dalam menyampaikan dakwah. Ketegasan tersebut menjadi salah satu alasan yang membuat masyarakat memberikan kepercayaan kepadanya untuk mewakili daerah di tingkat nasional.

Alhamdulillah, kecintaan Buya Jel—sapaan akrab Buya Jelita Donal—terhadap agama Islam dan umat masih terlihat meski kini mengemban amanah sebagai anggota DPD RI. Salah satu bentuk kepeduliannya adalah menggagas Parade Tauhid dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kota Padang, Sumatera Barat.

Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, Buya Jelita Donal selaku inisiator kegiatan menyampaikan bahwa Parade Tauhid merupakan simbol hijrah yang mengingatkan umat Islam pada perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam membangun peradaban yang lebih baik.

Aksi longmarch dari Masjid Agung Nurul Iman menuju Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi menjadi simbol perjalanan hijrah tersebut. Buya Jel berharap kegiatan ini mendapat ridha Allah SWT serta semakin memperkuat persatuan dan kebangkitan umat Islam, khususnya di Sumatera Barat.

Menurut Buya Jelita Donal, makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perubahan menuju kehidupan yang lebih baik sesuai tuntunan Al-Qur’an dan sunah. Ia berharap semangat tersebut terus tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat Sumatera Barat.

Ribuan masyarakat mengikuti Parade Tauhid dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang digelar di Kota Padang pada Selasa (16/6/2026). Kegiatan berlangsung meriah dengan longmarch dari pelataran Masjid Agung Nurul Iman menuju Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi.

Selain dihadiri Buya Jelita Donal, kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh Islam nasional, di antaranya Habib Rizieq Shihab, Ustaz Ahmad Zaki, Ustaz Derry Sulaiman, konten kreator Willie Salim, pimpinan organisasi masyarakat Islam, serta ribuan peserta lainnya.

Opini Penulis

Menurut penulis, Parade Tauhid dalam rangka Tahun Baru Islam merupakan kegiatan yang patut dipertahankan dan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun. Semangat hijrah yang diusung diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi dapat tumbuh menjadi budaya di tengah masyarakat Minangkabau yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Apresiasi patut diberikan kepada anggota DPD RI Buya Jelita Donal yang dinilai tetap konsisten berdakwah dan membina umat di tengah kesibukannya menjalankan amanah sebagai wakil daerah. Sebab, tidak sedikit pejabat yang setelah memperoleh jabatan justru larut dalam urusan kekuasaan dan melupakan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan.

Karena itu, semangat kebersamaan, persatuan, dan nilai-nilai Islam yang ditampilkan dalam Parade Tauhid diharapkan terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. Dengan demikian, Tahun Baru Hijriah bukan hanya menjadi momentum pergantian kalender, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik dan peradaban Islam yang lebih maju.

Penulis adalah Labai Korok. Tulisan ini merupakan opini pribadi penulis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *