DPD KSPSI AGN DENGAN RIBUAN ANGGOTA MUNDUR DARI PARTAI BURUH

Rabu, 2 Juli 2026 | 15.06 WIB

PADANG, BNEWS – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN resmi menarik seluruh kadernya dari Partai Buruh. Keputusan tersebut mengikuti langkah organisasi di tingkat pusat yang menyatakan keluar dari partai besutan Presiden Partai Buruh, Said Iqbal.

Ketua KSPSI AGN Sumatera Barat, Ruli Eka Pratama, mengatakan surat pengunduran diri telah disampaikan secara resmi kepada Partai Buruh. Keputusan itu juga berlaku bagi seluruh pengurus Partai Buruh yang berasal dari afiliasi KSPSI AGN di Sumbar.

“Ini merupakan keputusan organisasi. Karena pusat sudah memutuskan keluar, maka kami di daerah wajib mengikuti,” ujar Ruli, Rabu (2/7/2026) sore.

Menurut Ruli, pengunduran diri tidak hanya dilakukan di tingkat provinsi, tetapi juga diikuti pengurus yang berafiliasi dengan KSPSI AGN di tingkat kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan hingga desa.

Ia mengaku keputusan tersebut dilatarbelakangi kekecewaan terhadap sejumlah kebijakan yang diambil Presiden Partai Buruh, Said Iqbal.

“Ini bagian dari bentuk kekecewaan kami terhadap Said Iqbal selaku Presiden Partai Buruh. Belakangan ini kami menilai ada sejumlah kebijakan yang tidak lagi sejalan dengan harapan dan perjuangan kami,” katanya.

Ruli mengungkapkan, dirinya bersama para kader sebenarnya sangat berat meninggalkan Partai Buruh. Sebab, menurutnya, KSPSI AGN merupakan salah satu kekuatan utama yang merintis dan membesarkan Partai Buruh di Sumatera Barat.

“Kami bersama kawan-kawan menjadi pondasi utama dalam merintis dan membangun Partai Buruh di Sumbar tanpa bantuan dan sentuhan dari pihak lain. Semua dilakukan dengan gotong royong dan sumbangan kader serta anggota KSPSI AGN se-Sumbar. Lebih dari 70 persen pengurus partai dan pimpinan partai di 19 kabupaten/kota berasal dari inisiator organisasi KSPSI AGN,” ungkapnya.

Ia juga menyebut, sebelumnya sejumlah elemen lain seperti Serikat Petani Indonesia (SPI), SBSI, dan KPBI di Sumatera Barat telah lebih dahulu menyatakan mundur dari kepengurusan Partai Buruh.

Saat ini, lanjut Ruli, KSPSI AGN memiliki lebih dari 8 ribu anggota di Sumatera Barat. Setelah tidak lagi menjadi bagian dari Partai Buruh, organisasi memberikan kebebasan kepada seluruh kader untuk menentukan pilihan politik masing-masing.

“Kami tidak melarang. Silakan memilih partai mana yang dianggap sesuai. Itu hak masing-masing kader,” tegasnya.

Bahkan, DPP KSPSI AGN telah mengarahkan seluruh kader di Indonesia untuk bebas menentukan kendaraan politik. Organisasi juga siap mendukung kader yang ingin berkiprah di dunia politik, termasuk maju sebagai calon anggota legislatif.

“Kalau ada kader yang serius ingin berjuang melalui partai politik, tentu akan kami dukung sesuai mekanisme organisasi,” katanya.

Meski tidak lagi berafiliasi dengan Partai Buruh, KSPSI AGN menegaskan tetap fokus menjalankan fungsinya sebagai organisasi serikat pekerja dalam memperjuangkan hak dan kepentingan buruh.

“Fungsi serikat kami tetap untuk memperjuangkan hak dan kepentingan buruh,” tutup Ruli Eka Pratama.

(BNEWS | budimannews.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *