Cuaca Sumatera

Diperbarui 05.14 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
34°
⛅ Berawan
Padang
28°
☀️ Cerah
Pekanbaru
34°
🌤 Berawan sebagian
Palembang
33°
☀️ Cerah
Banda Aceh
34°
⛅ Berawan
Batam
31°
⛅ Berawan
Bandar Lampung
30°
🌦 Gerimis ringan
Budiman NewsTambangBerita
Tambang

Longsor Sapu Ponton Tambang Emas di Sijunjung, Sekitar 10 Unit Terdampak

SIJUNJUNG, BNEWS — Peristiwa tanah longsor terjadi di kawasan Kapalo Lubuak Jambu, Jorong Subarang Ombak, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Longsoran tebing di sekitar aliran Sungai Batang Kuantan tersebut berdampak terhadap sejumlah ponton tambang emas yang berada di kawasan itu. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar 10 unit ponton terdampak material longsor.

Kondisi pascalongsor memperlihatkan sejumlah ponton dan perlengkapan di kawasan sungai berserakan. Material dari patahan tebing juga terlihat menutupi sebagian area di sekitar lokasi.

Informasi kejadian tersebut kemudian diterima jajaran Polres Sijunjung. Petugas langsung mendatangi lokasi sekitar pukul 14.40 WIB untuk melakukan pengecekan dan memastikan kondisi di lapangan.

Hasil pengecekan menunjukkan material tanah longsor menutupi area patahan tebing dan berdampak terhadap ponton-ponton yang berada di lokasi.

Kasat Reskrim Polres Sijunjung AKP Wildan Alkautsar Ananputra menyampaikan bahwa ketika longsor terjadi tidak terdapat aktivitas penambangan maupun kegiatan lainnya di lokasi.

Peristiwa tersebut sekaligus kembali menjadi pengingat mengenai tingginya risiko aktivitas di kawasan sungai dan lereng yang rentan terhadap bencana, terutama ketika kondisi tanah tidak stabil.

Keberadaan ponton tambang emas di kawasan sungai juga patut menjadi perhatian serius pihak terkait. Selain aspek keselamatan, aktivitas pertambangan perlu dipastikan memenuhi ketentuan perizinan dan lingkungan hidup.

Namun demikian, status legal atau ilegal setiap ponton yang terdampak tidak dapat disimpulkan hanya dari kejadian longsor ini dan perlu dikonfirmasi kepada instansi berwenang.

Masyarakat di sekitar kawasan rawan longsor diimbau meningkatkan kewaspadaan serta menghindari lokasi yang masih berpotensi mengalami longsor susulan.

BNEWS akan terus mengikuti perkembangan kejadian ini, termasuk penanganan di lokasi serta keterangan resmi dari pihak berwenang terkait aktivitas pertambangan di kawasan tersebut.

BNEWS — Akurat, Terpercaya, untuk Semua

Berita Selanjutnya Tuntas Melalui PKTM 1, Puluhan Kader Muda IPM Sijunjung Siap Memimpin

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *