Empat Warga Dilaporkan Terdampak, Tim MDMC Bersama Basarnas dan BPBD Lakukan Pencarian hingga Dini Hari
SOLOK, BNEWS — Upaya pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan terseret arus galodo (material longsoran bercampur air dan lumpur) di wilayah Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, masih berlangsung hingga Selasa dini hari, 22 September 2026.
Berdasarkan laporan lapangan, hingga sekitar pukul 02.05 WIB, tim Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumatera Barat bersama Basarnas, BPBD dan unsur terkait masih menyusuri aliran sungai untuk mencari korban.
Anak tersebut dilaporkan terseret arus ketika terlepas dari pegangan tangan kakaknya. Berdasarkan informasi warga di lokasi, hingga waktu tersebut korban belum ditemukan. Proses pencarian terus dilakukan dengan memperhatikan kondisi medan dan keselamatan personel.
Selain pencarian korban, tim gabungan juga melakukan penanganan terhadap warga yang terdampak banjir dan galodo.
Empat Warga Mendapat Penanganan
Dalam laporan sementara Selasa, 22 September 2026 pukul 01.10 WIB, tercatat empat warga yang mengalami dampak maupun cedera akibat bencana di Kecamatan Gunung Talang:
- Muslihat (54), laki-laki, asal Kediri. Mengalami luka ringan dan mendapat perawatan jalan di RSUD Arosuka.
- Muhammad Nurzan (57), laki-laki, warga Perumahan Clemira River View, Jorong Kayu Aro. Mengalami fraktur pada ekstremitas bawah dan perdarahan. Korban dirujuk ke RS Semen Padang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
- Anggiat Sirait (66), laki-laki, warga Koto Gaek Guguek. Saat ini menjalani observasi pascatrauma di RSUD Arosuka.
- Yurnalis (45), warga Kayu Aro dan honorer di Bapenda Kabupaten Solok. Mengeluhkan sakit pada tangan kiri dan kaki setelah terdampak material galodo. Korban mendapat penanganan melalui ambulans Puskesmas Alahan Panjang.
MDMC: Pencarian dan Penanganan Terus Dilakukan
Tim MDMC Sumatera Barat bersama unsur SAR dan kebencanaan lainnya terus berada di lapangan untuk mendukung proses pencarian, evakuasi serta penanganan warga terdampak.
Kondisi lokasi yang masih dipenuhi lumpur, material kayu, batu dan berbagai puing bangunan membuat proses pencarian membutuhkan kehati-hatian dan koordinasi antarlembaga.
MDMC mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta tidak mendekati kawasan yang masih berpotensi membahayakan keselamatan.
“Mohon doa, arahan, bimbingan dan bantuan dari Ayahanda dan Ibunda semuanya. Semoga seluruh proses pencarian dan penanganan warga terdampak diberikan kemudahan,” demikian pesan tim MDMC dalam laporan lapangannya.
Hingga berita ini disusun, proses pencarian terhadap anak yang dilaporkan terseret galodo masih berlangsung dan informasi mengenai kondisi korban masih menunggu perkembangan dari tim di lapangan.
BNEWS — Akurat • Terpercaya • Untuk Semua
#MDMC #PengabdianTanpaBatas #GunungTalang #KabupatenSolok #Galodo #Banjir #BencanaSumbar #Kemanusiaan

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.