Cuaca Sumatera

Diperbarui 04.12 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
30°
🌤 Cerah berawan
Padang
28°
🌦 Gerimis ringan
Pekanbaru
30°
🌤 Cerah berawan
Palembang
33°
🌤 Cerah berawan
Banda Aceh
30°
🌤 Cerah berawan
Batam
32°
⛅ Berawan
Bandar Lampung
30°
🌦 Gerimis ringan
Budiman News › Bisnis › Berita
Bisnis

Tiga Peneliti ParagonCorp Raih Tiga Penghargaan di SICS Summit 2026, Riset Inovatif Jadi Sorotan

JAKARTA | BNEWS — Prestasi membanggakan ditorehkan tiga peneliti Research and Development (R&D) ParagonCorp yang berhasil meraih tiga penghargaan dalam kompetisi ilmiah SICS Summit 2026. Ketiganya menghadirkan penelitian yang mengangkat persoalan kulit dan rambut yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat, Jumat 09/10/2026.

Penghargaan tersebut diraih Nur Huda Arif Indiarto sebagai Juara 1 Poster Presentation, Nurani Istiqomah sebagai Juara 1 Oral Presentation, serta Shania Rizki Ivany sebagai Juara 2 Oral Presentation.

Ketiga peneliti tersebut merupakan bagian dari 13 peneliti R&D ParagonCorp yang berpartisipasi dalam forum ilmiah pada 2–3 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.

Capaian ini menunjukkan pentingnya penelitian berbasis bukti ilmiah dalam memahami kebutuhan konsumen sekaligus mendorong pengembangan inovasi di industri kosmetik.

Angkat Tiga Persoalan Kulit dan Rambut

Nur Huda Arif Indiarto meraih Juara 1 Poster Presentation melalui penelitian berjudul Clinical Evaluation of a Multi-Active Body Cleanser with Bamboo, Peppermint, PHA, and Niacinamide for Back-Acne Reduction and Sensory Relaxation.

Penelitian tersebut mengevaluasi penggunaan pembersih tubuh dengan kombinasi bahan aktif untuk membantu mengurangi jerawat punggung atau back-acne, sekaligus menghadirkan pengalaman sensoris yang menenangkan. Topik ini berkaitan dengan pengembangan produk perawatan tubuh, termasuk Earth Love Life Body Wash.

Sementara itu, Nurani Istiqomah meraih Juara 1 Oral Presentation melalui penelitian mengenai penggunaan pelembap penenang kulit setelah prosedur dermatologis, seperti picosecond laser dan chemical peeling.

Penelitian berjudul Clinical Evaluation of a Post-Procedural Soothing Moisturizer in Supporting Skin Recovery Following Picosecond Laser and Chemical Peeling Treatments tersebut berfokus pada evaluasi dukungan pelembap dalam proses pemulihan kulit setelah tindakan dermatologis. Kajian ini relevan dengan kategori perawatan kulit sensitif, termasuk Wardah Derma Sensitive Skin Rescue Moisturizer.

Adapun Shania Rizki Ivany meraih Juara 2 Oral Presentation melalui penelitian berjudul Managing Dandruff Under Hijab-Wearing Conditions: Clinical and Antimicrobial Evaluation of a Piroctone Olamine–Botanical Amino Acid-Based Shampoo.

Riset tersebut mengkaji pengelolaan ketombe pada kondisi berhijab melalui evaluasi klinis dan antimikroba terhadap formula sampo berbasis piroctone olamine dan botanical amino acid. Kajian ini sejalan dengan kebutuhan pengembangan perawatan rambut, termasuk kategori antiketombe melalui DSE Anti-Dandruff Shampoo.

Riset sebagai Fondasi Inovasi

ParagonCorp menempatkan penelitian dan pengembangan sebagai bagian penting dalam memahami kebutuhan konsumen. Melalui pendekatan ilmiah dan metodologi yang terukur, berbagai persoalan sehari-hari dapat dikaji secara sistematis untuk menghasilkan pengetahuan yang mendukung pengembangan inovasi.

Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E., FINSDV, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap proses penelitian yang dijalankan para peneliti.

“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas proses riset yang dilakukan para peneliti, mulai dari merumuskan pertanyaan, membangun metodologi, hingga menguji temuan secara ilmiah. Bagi ParagonCorp, yang penting bukan hanya hasil akhirnya, tetapi juga bagaimana proses penelitian terus mendorong kami untuk memahami kebutuhan konsumen dengan lebih baik dan mengembangkan pengetahuan bersama komunitas scientific,” ujarnya.

Ia berharap semakin banyak peneliti ParagonCorp yang berani mengeksplorasi pertanyaan baru, terbuka terhadap kolaborasi, dan membawa perspektif Indonesia ke dalam perkembangan ilmu kosmetik global.

Perkuat Jejaring Ilmiah Internasional

Keikutsertaan 13 peneliti R&D ParagonCorp dalam SICS Summit 2026 juga menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring ilmiah dan membuka ruang pertukaran pengetahuan di bidang ilmu kosmetik.

Forum tersebut mempertemukan ilmuwan dan profesional industri kosmetik dari Indonesia serta sejumlah negara, termasuk Jepang dan Korea. Para peserta mempresentasikan hasil penelitian, berdiskusi, dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi kosmetik.

SICS Summit 2026 diselenggarakan oleh Society of Indonesian Cosmetic Scientists (SICS), asosiasi ilmuwan kosmetik Indonesia yang terhubung dengan International Federation of Societies of Cosmetic Chemists (IFSCC).

Bagi Nur Huda Arif Indiarto, forum ilmiah tersebut bukan sekadar tempat mempresentasikan hasil penelitian, tetapi juga kesempatan untuk memperoleh perspektif baru dari komunitas ilmiah.

“Bagi saya, mengikuti SICS Summit bukan hanya tentang mempresentasikan hasil penelitian, tetapi juga mendapatkan perspektif baru dari para scientists lain. Saat berdiskusi dan menerima pertanyaan mengenai penelitian yang kami lakukan, kami mendapat kesempatan untuk melihat kembali penelitian dari sudut pandang yang berbeda. Penghargaan ini tentu menjadi apresiasi yang berarti, sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan konsumen,” ungkapnya.

Pencapaian tiga peneliti tersebut memperkuat upaya ParagonCorp membangun budaya riset yang mendorong rasa ingin tahu, pembelajaran, dan kolaborasi. Melalui penelitian yang berangkat dari kebutuhan nyata serta diuji secara ilmiah, pengembangan ilmu kosmetik diharapkan dapat terus melahirkan inovasi yang relevan dan memberikan manfaat bagi konsumen maupun masyarakat.

BNEWS — Akurat, Terpercaya, untuk Semua.

Berita Selanjutnya Momentum Kebangsaan dan Keumatan: Menjaga Ukhuwah dan Kedaulatan Bangsa
›

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *