Padang, Budimannews.com – Hinga saat ini belum dapat dipastikan kapan pelaksanaan Musyawarah Provinsi Olahraga Koni Sumatera Barat, meskipun sekarang telah masuk Carateker dari Pusat, yang intinya pelaksanaan Musprov, dan juga pelaksanaan Rapat Kerja masih dalam tahap ” Bagalau”
Nah masuk dalam hal pelaksanaan inilah, terjadi tumpang tindih mengenai anggaran, seperti dikutip dari salah satu media online yang dinyatakan oleh Plt Dispora Provinsi Sumatera Barat, Dedi Dian Taulani menegaskan, mekanisme pencairan dana hibah KONI diatur dalam Pergub Nomor 18 Tahun 2021, sehingga tidak ada alasan untuk menyebut dana tidak tersedia.
Disini penulis selaku wartawan olahraga menyampaikan serta mengingatkan agar pihak-pihak tertentu tidak sembarangan menyampaikan informasi yang bisa menyesatkan publik karena saat sekarang, informasi sekecil. apapun akan lansung menjadi kumsumsi publik, dikarenakan masa labil olahraga Sumbar, sekaranglah terjadi, dimana yang dipercaya Koni Sumbar selaku pengelola anggaran untuk para atlet, cabang olahraga dan juga untuk pelaksanaan lainya, namun tompang tindih kemana anggaran diperuntukan tidak jelas, sehingga yang dinanti oleh para pelaku olahraga yakni Pelaksanaan Rapat Kerja( Raker) Musyawarah Provinsi ( Musprov) Koni Sumbar, tidak jelas sampai sekarang kapan akan dilaksanakan.
Jadi dimohonkan kepada.pihak pihak tertentu janganlah asal bicara seolah-olah dana tidak ada. Itu kabar menyesatkan. Faktanya, anggaran jelas tersedia, hanya menunggu pertanggungjawaban. Jadi pengurus lama KONI Sumbar harus segera menyelesaikan laporan penggunaan Rp1,8 miliar
Dengan demikian, Pemprov memastikan dana untuk kegiatan KONI, termasuk Rakor dan Musorprov, tetap aman dan bisa digunakan setelah mekanisme administrasi sesuai regulasi dipenuhi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat menegaskan isu tidak adanya anggaran untuk pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Sumbar adalah kabar menyesatkan.
Informasi yang penulis dapat, Pemprov telah mengalokasikan Rp14 miliar untuk KONI tahun ini. Dari jumlah itu, tahap pertama sebesar Rp1,8 miliar sudah dicairkan.
Jadi untuk ketersediaan anggaran masih ada dan masih cukup untuk pelaksanaan Raker dan Musprov Koni Sumbar, namun di sini penulis juga mengingatkan bahwasanya pengurus yang lama terlebih dahulu memepetangguang jawabkan anggaran 1,8 yang telah diperlukan, dan seandainya itu telah dipertanggung jawabkan maka dipastikan anggaran selanjutnya dicairkan
Satu hal lagi yang membuat penulis banga dan terkesima, ada kabar nya salah satu kandidat mau dan sangup untuk membiayai Take dan Musprov. Itu penulis sangat apresiasi, namun penulis juga mengingatkan, jika atau seandainya, saat pemilihan Ketua Umum Koni Sumbar, atau helatan Musprov.sang kandidat kalah atau tidak menang, maka di sini akan terjadi lagi polemik, tapi mudah mudahan penulis salah menafsirkan ini, namun lebih baik sekarang dikatakan dari pada nanti bak Kato pepetah Minang, ” Rumah Siap Tokok Bajunya, Minyak Habis Samba Tak Lamak, yang artinya, helatan selesai, namun koaran atau ocehan keluar, kalau tidak karena ini dan itu tidak akan terlaksana Musprov inilah yang penulis maksud, tapi dua jempol untuk sang kandidat yang mau mendalangi dana untuk kegiatan Raker dan Musprov.
Sekali lagi, pikir itu adalah pelita hati, jangan gegabah, sebab Pemprov telah mengantarkan, dan hanya tingal pertanggung jawaban dari pengurus Koni yang lama, lebih baik bersabar menunggu semuanya selesai dan helatan tertinggi untuk pemilihan ketua umum KONI Sumbar, berjalan dengan sukses, bersabar ya sebab allah sayang sama orang yang sabar. Salam Olahraga..!!! (Acha)

