Cuaca Sumatera

Diperbarui 09.25 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
28°
⛅ Berawan
Padang
26°
🌦 Gerimis
Pekanbaru
27°
🌦 Hujan lokal sedang
Palembang
28°
🌦 Gerimis ringan
Banda Aceh
28°
🌦 Gerimis ringan
Batam
27°
⛈ Badai petir
Bandar Lampung
29°
🌤 Cerah berawan
Budiman News › Tokoh › Berita
Tokoh

Irman Gusman: Kampus Muhammadiyah Harus Jadi Pusat Keunggulan Pendidikan dan Pemberdayaan Umat

BNEWS | KUPANG — Senator Republik Indonesia asal Sumatera Barat, Irman Gusman, mendorong perguruan tinggi Muhammadiyah di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk bertransformasi menjadi pusat keunggulan pendidikan, inovasi, kewirausahaan, dan pemberdayaan ekonomi umat.

Pesan tersebut disampaikan Irman saat bersilaturahmi dengan pimpinan dan sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Kupang, Minggu (25/10/2026). Pertemuan yang dihadiri dua wakil rektor, para dekan, serta ketua program studi itu menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi Muhammadiyah bagi pembangunan sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat NTT.

Irman, yang menjabat Ketua Dewan Pakar Majelis Ekonomi dan UMKM Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menilai keberadaan jaringan perguruan tinggi Muhammadiyah di Kupang, Alor, dan Flores memiliki posisi strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mendorong kemajuan masyarakat di kawasan tersebut.

Ia menyebut jumlah mahasiswa dalam jaringan perguruan tinggi Muhammadiyah di wilayah itu mencapai lebih dari 10.000 orang. Potensi tersebut, menurutnya, perlu dioptimalkan agar kampus tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan sosial dan ekonomi.

“Kampus Muhammadiyah harus hadir bukan hanya untuk mendidik mahasiswa, tetapi juga membangun peradaban, memperkuat toleransi, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat tanpa membedakan latar belakang,” tegas Irman.

Kampus Muhammadiyah Harus Adaptif dan Kompetitif

Di tengah perkembangan teknologi dan persaingan perguruan tinggi yang semakin ketat, Irman menegaskan bahwa semangat Islam berkemajuan harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas akademik, integritas, inovasi, serta daya saing lulusan.

Menurutnya, perguruan tinggi Muhammadiyah perlu berani melakukan transformasi, memperkuat penguasaan teknologi, dan membangun karakter mahasiswa agar mampu menjawab kebutuhan zaman.

“Kualitas akademik, penguasaan teknologi, kewirausahaan, dan karakter lulusan harus menjadi perhatian utama. Kita ingin lulusan Muhammadiyah tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja dan menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Irman juga mendorong penguatan kolaborasi antara kampus, pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan agar pengembangan perguruan tinggi memberikan dampak yang lebih luas.

UMKM Jadi Mitra Strategis Kampus

Salah satu agenda penting yang disoroti Irman adalah menjadikan Universitas Muhammadiyah Kupang sebagai pusat pengembangan kewirausahaan dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di NTT.

Ia menilai kampus memiliki modal besar berupa pengetahuan, hasil riset, teknologi, dosen, dan mahasiswa. Sementara itu, UMKM mempunyai potensi ekonomi serta kedekatan dengan kebutuhan masyarakat. Jika kedua kekuatan tersebut dipadukan, kampus dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

“Kita harus membangun ekosistem yang menghubungkan kampus dengan UMKM. Jika keduanya disinergikan, Muhammadiyah dapat menghadirkan pemberdayaan ekonomi yang konkret,” katanya.

Irman menjelaskan, keterlibatan dosen dan mahasiswa dapat diwujudkan melalui pendampingan usaha mikro, pengembangan produk lokal, pemasaran digital, peningkatan kualitas produk, penguatan manajemen usaha, hingga perluasan akses pasar.

Langkah tersebut diharapkan mampu membantu pelaku UMKM meningkatkan daya saing, membuka peluang kerja baru, serta menggerakkan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Membangun Generasi Unggul dan Ekonomi Umat

Irman, yang juga menjabat Ketua Dewan Pengawas DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) dan anggota Komite I DPD RI, menegaskan bahwa perguruan tinggi Muhammadiyah memiliki tanggung jawab strategis untuk melahirkan generasi berintegritas, berdaya saing, dan mampu memberikan solusi bagi persoalan masyarakat.

Baginya, keberhasilan kampus tidak cukup diukur dari jumlah lulusan, tetapi juga dari kontribusi nyata alumni, inovasi yang dihasilkan, tumbuhnya wirausahawan muda, serta manfaat yang dirasakan masyarakat.

Ia berharap Universitas Muhammadiyah Kupang terus memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan unggul sekaligus penggerak pemberdayaan ekonomi dan pembangunan sosial di NTT.

“Kita ingin Universitas Muhammadiyah Kupang menjadi pusat lahirnya generasi unggul, melahirkan wirausahawan muda, memperkuat ekonomi umat, serta membangun masyarakat NTT yang lebih maju dan sejahtera. Inilah wujud nyata Islam berkemajuan,” tutup Irman.

BNEWS — Akurat, Terpercaya, untuk Semua.

#BNEWS #IrmanGusman #Muhammadiyah #UniversitasMuhammadiyahKupang #PendidikanUnggul #PemberdayaanUMKM #EkonomiUmat #NTT #Kewirausahaan #BeritaTerkini

Berita Selanjutnya Dzafran Gunawan Soroti Maraknya Konten “Caruik” di Sumatera Barat: Rusak Marwah Minangkabau
›

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *