PADANG, BNEWS — Keterbukaan informasi menjadi salah satu kunci membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat terus mendorong layanan informasi publik yang cepat, transparan, mudah diakses, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumatera Barat, Erasukma Munaf, dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 yang digelar Komisi Informasi Sumatera Barat di Aula Kantor Bappeda Provinsi Sumatera Barat, Kamis (22/10/2026).
Penguatan keterbukaan informasi dilakukan melalui pembenahan kelembagaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), peningkatan kapasitas petugas, dukungan sumber daya, serta pengembangan inovasi pelayanan informasi.
BPBD Sumbar juga terus memperluas penyebaran informasi kebencanaan melalui situs web resmi, media sosial, media massa, serta kegiatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.
Informasi yang disampaikan mencakup informasi publik, infografis kebencanaan, peringatan dini, hingga perkembangan situasi terkini. Seluruh informasi tersebut diharapkan dapat diterima masyarakat secara cepat, tepat, mudah dipahami, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam konteks kebencanaan, keterbukaan informasi memiliki arti strategis. Informasi yang akurat dan tepat waktu membantu masyarakat memahami potensi ancaman, meningkatkan kewaspadaan, serta mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi diri dan keluarga.
Sebaliknya, keterlambatan atau ketidakjelasan informasi dapat menimbulkan kebingungan dan menghambat upaya kesiapsiagaan. Oleh sebab itu, kualitas layanan informasi perlu ditopang oleh tata kelola yang baik, koordinasi teknis, serta sumber daya manusia yang kompeten.
Keterbukaan informasi juga merupakan bagian penting dari pelayanan publik yang akuntabel. Bukan sekadar tentang informasi yang disampaikan, melainkan juga bagaimana informasi dikelola, diakses, dan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Melalui penguatan layanan informasi publik, BPBD Sumbar berharap kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan penanggulangan bencana semakin meningkat. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari membangun masyarakat yang lebih tangguh dan siap menghadapi berbagai risiko bencana.
Informasi yang terbuka membangun kepercayaan. Kepercayaan memperkuat kesiapsiagaan.
BNEWS — Akurat, Terpercaya, untuk Semua.

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.