DPMD Sumbar dan ARM HA IPB Salurkan Bantuan Pipanisasi Tahap II untuk Warga Salareh Aia Timur


Budimannews, Agam – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sumatera Barat kembali menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang di Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Bantuan tersebut diserahkan pada hari pertama kerja tahun 2026, tepatnya Jumat, 2 Januari 2026.


Kepala DPMD Provinsi Sumatera Barat, Ir. Yozarwardi Usama Putra, S.Hut, M.Si, IPU, secara langsung menyerahkan bantuan hasil kolaborasi dengan Aksi Relawan Mandiri (ARM) HA IPB. Bantuan ini merupakan kelanjutan dari Program Pipanisasi Tahap II yang bertujuan memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga terdampak bencana.
Dalam program tersebut, disalurkan bantuan berupa pipa HDPE sepanjang 2.700 meter serta satu unit tendon air berkapasitas 3.300 hingga 3.500 liter.

Total nilai bantuan tahap II ini mencapai sekitar Rp99 juta. Bantuan tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan akses air bersih yang sempat terputus akibat bencana banjir bandang.
Yozarwardi Usama Putra menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, menjadi prioritas utama dalam masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.

“Program pipanisasi ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah bersama mitra relawan untuk memastikan masyarakat dapat kembali memperoleh akses air bersih secara layak,” ujarnya.


Sebelumnya, melalui Program Pipanisasi Tahap I, aliran air bersih telah berhasil dialirkan ke wilayah Salareh Induk dan telah dirasakan manfaatnya oleh sebanyak 294 rumah warga. Keberhasilan tahap pertama tersebut menjadi dasar dilanjutkannya program ke tahap kedua untuk menjangkau seluruh rumah warga terdampak di Salareh Aia Timur.


DPMD Sumbar berharap, dengan selesainya Pipanisasi Tahap II, seluruh rumah warga yang terdampak bencana dapat kembali menikmati akses air bersih secara merata dan berkelanjutan. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemulihan infrastruktur desa serta peningkatan kualitas hidup masyarakat pascabencana.


Kolaborasi antara pemerintah daerah dan elemen relawan seperti ARM HA IPB dinilai sangat penting dalam mempercepat penanganan dampak bencana.

Sinergi ini diharapkan dapat terus terjalin dalam berbagai program pemberdayaan dan pemulihan masyarakat di Sumatera Barat.
Masyarakat setempat menyambut baik bantuan tersebut dan berharap program pipanisasi ini dapat segera berfungsi optimal. Dengan tersedianya air bersih, warga dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara normal dan perlahan bangkit dari dampak bencana yang mereka alami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *