Presiden Tinjau Pembangunan Hunian Sementara di Aceh TamiangAceh Tamiang

Budimannews , Aceh – Dalam suasana pergantian tahun, Presiden Republik Indonesia melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk meninjau secara langsung perkembangan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang terdampak banjir dan tanah longsor. Kunjungan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan penanganan pascabencana berjalan cepat, tepat, dan berkelanjutan.Presiden tiba di lokasi huntara dan meninjau sejumlah unit yang telah dibangun.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden berdialog dengan jajaran kementerian terkait, pemerintah daerah, serta pihak pelaksana pembangunan untuk memastikan kualitas hunian, kelayakan fasilitas, dan kesiapan infrastruktur pendukung. Huntara ini diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang aman dan layak bagi masyarakat sembari menunggu pembangunan hunian tetap.

Selain meninjau lapangan, Presiden juga memimpin Rapat Terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih. Rapat tersebut difokuskan pada pembahasan percepatan penyelesaian pembangunan huntara yang dilaksanakan oleh Danantara. Presiden menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor agar proses pembangunan dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

Dalam rapat itu disampaikan bahwa sebanyak 600 unit hunian sementara dijadwalkan akan diserahterimakan kepada pemerintah daerah pada 8 Januari mendatang. Serah terima ini merupakan bagian dari program pembangunan total 15.000 hunian yang tersebar di tiga provinsi terdampak bencana. Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam penanganan darurat sekaligus pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.

Presiden menekankan bahwa pembangunan huntara bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga kualitas dan keberlanjutan. Hunian yang dibangun harus memenuhi standar keselamatan, kesehatan, serta memberikan rasa nyaman bagi penghuninya.

Ia juga meminta agar fasilitas umum seperti air bersih, sanitasi, dan akses jalan diperhatikan secara serius.Pemerintah daerah menyambut baik perhatian langsung Presiden dan menyatakan kesiapan untuk mendukung proses distribusi serta pemanfaatan huntara oleh masyarakat. Diharapkan, dengan adanya hunian sementara ini, warga terdampak dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang sambil menunggu proses pembangunan hunian tetap.

Kunjungan kerja Presiden ke Aceh Tamiang ini menegaskan kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Pemerintah berkomitmen untuk terus mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi agar pemulihan pascabencana dapat berjalan optimal dan memberikan harapan baru bagi warga terdampak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *