25.000 Guru dari 38 Provinsi Ikuti Wardah Inspiring Teacher Gen 8, Paragon Tegaskan Guru sebagai Arsitek Kemajuan Bangsa

Bandung, BudimanNews.com – 14 Februari 2026 — ParagonCorp kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pendidikan nasional dengan menyambut lebih dari 25.000 guru dari seluruh Indonesia dalam pembukaan program Wardah Inspiring Teacher (WIT) Generation 8 yang digelar di SABUGA, Institut Teknologi Bandung, Sabtu (14/2).

Besarnya partisipasi tersebut mempertegas posisi Wardah Inspiring Teacher sebagai salah satu gerakan pemberdayaan guru yang konsisten tumbuh dan menjangkau lintas wilayah selama delapan tahun terakhir. Mengusung tema “Dari Kelas untuk Kebaikan Tanpa Batas”, WIT Gen 8 menjadi ruang kolaboratif lintas ekosistem pendidikan yang menekankan pentingnya interaksi antara guru dan murid sebagai motor utama perubahan bangsa.

Hingga tahun 2026, program Wardah Inspiring Teacher tercatat telah menjangkau lebih dari 36.000 guru di 38 provinsi di Indonesia.

Hadir sebagai keynote speaker, CEO Paragon Nurhayati Subakat Entrepreneurship Institute (NSEI), Salman Subakat, menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak dapat dilepaskan dari kualitas sumber daya manusia, di mana pendidikan dan peran guru menjadi fondasi utama pembangunan peradaban.

“Kemajuan bangsa tidak pernah dimulai dari pertumbuhan bisnis, tetapi dari pertumbuhan manusianya. Pendidikan adalah fondasi kesejahteraan, dan guru adalah arsitek peradaban,” ujarnya.

Menurutnya, Paragon memandang pendidikan bukan sekadar isu sektoral, melainkan sebagai fondasi kesejahteraan dan keberlanjutan bangsa. Melalui Wardah Inspiring Teacher, Paragon berkomitmen memperkuat ekosistem pendidikan secara kolaboratif—mulai dari guru, generasi muda hingga pendidikan keluarga—sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan Indonesia.

Pembukaan WIT Gen 8 turut dihadiri Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara, yang menekankan pentingnya keterkaitan antara pendidikan dasar, menengah, dan pendidikan tinggi dalam membangun kualitas sumber daya manusia nasional.

“Pendidikan tinggi yang kuat tidak pernah berdiri sendiri. Ia tumbuh di atas fondasi pendidikan dasar dan menengah yang kokoh. Karena itu, penguatan guru menjadi agenda strategis bagi masa depan bangsa,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ITB secara resmi mengambil peran dalam ekosistem Wardah Inspiring Teacher melalui kolaborasi program micro-credential bagi alumni WIT, khususnya guru Rumah Belajar WIT. Program ini dirancang sebagai bentuk pengakuan pembelajaran berkelanjutan yang dapat dikonversi menjadi Satuan Kredit Semester (SKS) dan menjadi bagian dari jalur akademik lanjutan di ITB.

Selain itu, tersedia pula Program Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Guru berbasis Artificial Intelligence (AI), Data, dan STEMBA bagi alumni WIT terpilih melalui proses seleksi. Program ini bertujuan memperkuat kompetensi guru dalam literasi teknologi serta pendekatan pembelajaran berbasis data.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Temu Ismail, menegaskan bahwa transformasi pendidikan nasional hanya dapat tercapai apabila guru diposisikan sebagai aktor utama perubahan.

“Transformasi pendidikan nasional tidak dapat hanya bertumpu pada perubahan kurikulum atau regulasi. Guru harus diposisikan sebagai aktor utama perubahan, bukan sekadar pelaksana kebijakan,” ujarnya.

Acara ini juga menghadirkan sesi talkshow inspiratif yang dimoderatori Brand Ambassador Wardah, Dewi Sandra, dengan menghadirkan kisah nyata guru dari berbagai latar belakang di Indonesia.

Wardah Inspiring Teacher Generation 8 diikuti oleh lebih dari 25.000 guru melalui format luring, nonton bareng di sembilan kota, serta siaran daring nasional yang menjangkau 38 provinsi. Sekitar 1.000 peserta hadir langsung di SABUGA ITB, mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas wilayah dan ekosistem pendidikan di Indonesia.

Memasuki tahun ke-8 pelaksanaannya, Wardah Inspiring Teacher menegaskan transformasinya dari sebuah program menjadi gerakan nasional jangka panjang yang mendampingi para guru untuk terus belajar, bertumbuh, dan saling menguatkan demi melahirkan generasi Indonesia yang berdaya saing dan berkarakter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *