Cuaca Sumatera

Diperbarui 12.08 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
27°
🌤 Berawan sebagian
Padang
26°
⛅ Berawan
Pekanbaru
31°
⛅ Berawan
Palembang
30°
☀️ Cerah
Banda Aceh
25°
🌦 Gerimis ringan
Batam
27°
⛅ Berawan
Bandar Lampung
26°
⛅ Berawan
Budiman NewsSosialBerita
Sosial

Pererat Silaturahmi, Muhammadiyah Sijunjung Gelar Iftar Bersama dan Santuni Anak Yatim

SIJUNJUNG – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti Aula Lantai 1 Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Ahmad Syafii Maarif, Kabupaten Sijunjung, pada Kamis (12/3/2026). Keluarga besar Muhammadiyah Sijunjung menggelar agenda rutin tahunan berupa Iftar (buka puasa) bersama yang dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim.​

Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tali ukhuwah Islamiyah di tengah bulan suci Ramadan 1447 H. Kehadiran tokoh-tokoh penting daerah dan organisasi menambah kekhidmatan acara yang dimulai sejak sore hari tersebut.​

Kehadiran Tokoh dan Pejabat Daerah​Kegiatan ini dihadiri langsung oleh:

Wakil Bupati Sijunjung, yang memberikan apresiasi atas peran aktif Muhammadiyah dalam pembangunan sosial dan keagamaan di daerah., Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat, yang hadir memberikan penguatan ideologi serta motivasi bagi para kader di tingkat daerah., serta Jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sijunjung, organisasi otonom (Ortom), serta tokoh masyarakat setempat.​

Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada puluhan anak yatim. Program ini merupakan wujud nyata dari pilar Al-Ma’un yang menjadi ciri khas gerakan Muhammadiyah dalam menyantuni kelompok dhuafa dan anak yatim.​

“Kegiatan ini bukan sekadar makan bersama, tapi merupakan bentuk manifestasi kepedulian sosial kita. Kita ingin memastikan bahwa kebahagiaan Ramadan juga dirasakan oleh anak-anak yatim kita,” ujar Usman Gumanti, Ketua PD Muhammadiyah Sijunjung dalam sambutannya.​

Pemilihan lokasi di Gedung Dakwah Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif bukan tanpa alasan. Gedung yang menyandang nama tokoh bangsa asal Sijunjung tersebut kini menjadi pusat peradaban dan koordinasi berbagai kegiatan kemanusiaan serta pendidikan di Kabupaten Sijunjung.

Berita Selanjutnya Tegang di Capitol Hill: Pelosi Sobek Pidato Trump, Simbol Perlawanan Politik yang Menggema

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *