Oleh : Dr.H.Budiman Dt.Malano Garang, SAg.MM
A. PENDAHULUAN
Minangkabau Sumatera Barat, Adat dan budayanya berdasarkan filosofi ADAT BASANDI SYARAK SYARAK SYARAK BASANDI KITABULLALAH ( UU No.17 tahun 2022 )
Jauh sebelum UU 17 Tahun 2022 disahkan, Pemimpin dan masya rakat Minangkabau Sumatera barat, melakukan “Sumpah sati” di Bukit Marapalam, mereka bersumpah menyatakan kebulatan tekad bahwa masyarakat Minangkabau menjadikan Syariat Islam sebagai landasan kehidupannya yaitu “ADAT BASANDI SYARAK SYARAK BASANDI KITABULLAH, SYARAK MANGATO ADAT MAMAKAI”
Filosofi ABS SBK tersebut merupakan nilai nilai dasar yang sudah hidup dan menyatu dengan masyarakat Minangkabau Sumatera Barat sejak beberapa abad yang lalu. Maka setiap pemimpin di Minangkabau wajiblah orang orang yang memehami dan mengamalkan filosofi masyarakat Minang yaitu ABS SBK.
Pemimpin formal Gubernur, Walikota, Bupati, Camat dan wali Nagari haruslah dipilih orang orang yang memahami dan mengamalkan ABS SBK dengan baik, begitu juga pemimpin informal Minangkabau Alim ulama, Ninik mamak, dan Cadiak pandai, juga harus diangkat orang orang yang memahami dan mengamalkan ABS SBK dengan baik.
B. KARAKTER PEMIMPIN ABS SBK DI SUMATERA BARAT
Beberapa karakter Pemimpin ABS SBK, yang memudahkan dan membantu dalam memilih pemimpin Sumatera barat ke depan al :
- Tokoh Beriman dan Bertaqwa kepada Allah Swt
Pemimpin ABS SBK harus memiliki akidah kuat, takut kepada Allah, dan menjadikan syariat sebagai pedoman hidupnya.
Syarak mangato : “Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu adalah yang paling bertaqwa…” (QS. Al-Hujurat: 13).
- Tokoh Amanah (Dapat Dipercaya)
Tidak khianat terhadap jabatan, tidak korupsi, dan menjaga hak rakyat.
Syarak mangato : “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak…” (QS. An-Nisa: 58).
3.Tokoh Adil
Tidak memihak kepada golongan tertentu, menetapkan hukum dan kebijakan secara benar.
Syarak mangato: “Berbuat adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa.” (QS. Al-Maidah: 8).
- Tokoh Cerdas & Berilmu
Menguasai ilmu agama dan ilmu kepemimpinan dunia: strategi, administrasi, manajemen rakyat.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Jika suatu urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, tunggulah kehancurannya.” (HR. Bukhari). - Tokoh Berani & Tegas
Berani mengambil keputusan, menghadapi bahaya, dan menegakkan kebenaran meski tidak populer.
Teladan: Kepemimpinan Umar bin Khattab yang tegas dan cepat bertindak. - Tokoh Lemah Lembut, peduli & Mengayomi
Tegas pada kemungkar an, lembut dan peduli dengan masyarakat.
Minangkabau Sumatera Barat secara geografis juga dikenal daerah rawan bencana, gempa,sunami, banjir, longsor dan musibah lainnya. Oleh sebab itu Sumbar membutuhkan pemimpin yang peduli cepat tanggap, dan mencintai rakyatnya, Karakter peduli, santun, mengayomi secara alami, bukan pemimpin elitis, pencintraan dan turun ke masyarakat karena ada ” UDANG DIBALIAK BATU”
Syarak mangato :
“Maka disebabkan rahmat Allah engkau berlaku lemah lembut kepada mereka…” (QS. Ali Imran: 159).
Rasulullah Saw.bersabda :
Siapa yang tidak peduli dengan urusan nasib kaum muslimin maka dia bukan bagian dari orang muslim.
- Tokoh Sabar & Tahan Ujian
Pemimpin selalu berhadapan dengan kritik dan tekanan. Pemimpin Minangkabau Sumatera Barat harus orang yang penyabar dan tahan kritik, bahkan idealnya Pemimpin di Sumbar haruslah orang yang suka dikritik dan diberimasukan, masyarakat Minang adalah masyarakat egaliter, kesetaraan sebagai masyarakat mereka ” duduk sama rendah tegak sama tinggi” jika dia sebagai pemimpin, pemimpin hanya ” di dahulukan selangkah dan ditinggikan seranting”
Syarak mangato :
Nabi Muhammad ﷺ adalah suri teladan kesabaran dan kelapangan dada.
- Tidak Tamak Harta & Jabatan
Pemimpin ABS SBK harus zuhud (tidak diperbudak harta dan kedudukan).
Contoh: Abu Bakar dan Umar hidup sederhana meski menjadi khalifah. - Tokoh Musyawarah ( demokratis )
Terbuka terhadap nasihat, masukan ahli, dan musyawarah dalam mengambil keputusan.
Syarak mangato :
“Dan urusan mereka diputuskan dengan musyawarah di antara mereka…” (QS. Asy-Syura: 38). - Tokoh Memperjuangkan Keadilan Sosial & Kesejahteraan Umat
Pemimpin ABS SBK adalah pelayan rakyat, bukan dilayani.
Syarak mangato :
Sabda Nabi ﷺ: “Pemimpin itu adalah penggembala. Ia akan dimintai pertanggungjawaban atas rakyatnya.” (HR. Bukhari Muslim).
11.Tokoh berakhlak Mulia
Jujur, santun, rendah hati, dan menjaga lisan dari fitnah serta kebohongan.
- Tokoh Menyatukan Umat
Pemimpin ABS SBK tidak memecah belah, tetapi menjadi titik temu persatuan.
Syarak mangato :
Berpegang teguhlah kamu kepada tali Allah dan janganlah kamu berpecah belah ( Ali imran : 103 )
Sesungguhnya orang mukmin itu bersaudara, maka damaikanlah diantara saudaramu ( Alhujirat : 10 )
C. PENUTUP
Berdasarkan UU 17 Tahun 2022 dan berdasarkan nilai nilai yang terkandung dalam filosofi Adat Basandi Syarak Syarak Basandi Kitabullah ( ABS SBK ), Syarak Mangato Adat Mamakai ( SMAM ) maka syarat syarat Pemimpin di Minangkabau Sumatera Barat haruslah memenuhi 12 karekter tersebut.
Semua masyarakat Minangkabau Sumatera Barat baik yang memilih maupun yang akan dipiilih wajib mengetahui syarat syarat tersebut.
Syarak Mangato :
Rasulullah Saw. Bersabda :
Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan diminta pertanggungjawaban terhadap kepemimpinan nya.
Allahua’lam bisshowaab

